Instagram Segera Tampilkan Iklan di IGTV ~ Tuminesia - Media Inspirasi Bisnis Indonesia //-----Scripts Komen Facebook -------
//---------


Baru Terbit

Subscribe Tuminesia dan dapatkan inspirasi terupdate dari e-mailmu. Daftarkan di sini ↓

Instagram Segera Tampilkan Iklan di IGTV

31 May 2020


Mulai minggu depan, Instagram TV (IGTV) akan mulai menayangkan iklan pada setiap tayangan kreator-kreator besar. Langkah ini sekaligus mempromosikan IGTV sebagai pesaing Youtube.

Menurut COO Instagtram, Justin Osofski, platform-nya akan memberikan 55 persen dari total pendapatan iklan kepada kreator. Persentasse tersebut juga sama dengan apa yang diraih kreator Facebook Watch.

Iklan akan muncul ketika pengguna mengklik "tonton di IGTV", setelah melihat preview yang muncul di feeds. Pesan komersil di IGTV akan tampil secara vertikal dan berdurasi 15 detik.

Kabarnya, Instagram sedang menguji coba fitur lain seperti melewati iklan. Osofsky mengatakan, pesan promosi hanya akan muncul di konten yang ramah iklan.

Itu artinya, kreator harus mematuhi kebijakan monetisasi IGTV agar bisa lolos seleksi. 

Moderasi Iklan IGTV Diawasi Manusia Langsung


Kebijakan ini, menurut Osofsky, berbeda dari kebijakan biasanya di Instagram, salah satunya, kreator langsung diawasi oleh manusia (bukan lagi robot), untuk memoderasi konten yang lolos iklan.

Moderasi konten agaknya akan menjadi hal yang penting dilakukan Instagram apabila ingin skema iklan ini berjalan lancar. Instagram juga harus menjamin bahwa penonton IGTV cukup tinggi dan mereka berinteraksi dengan iklan.

Instagram juga harus memastikan bahwa iklan yang muncul tepat dengan konten, sehingga monetisasi menjadi aman dari kemungkinan buruk.



Belajar dari Youtube pada tahun 2019, saat itu, para pengiklan menarik uang mereka karena ada kreator yang membuat konten pelecehan seksual terhadap anak-anak, tapi tetap mendapat komisi dari Youtube.

Osofsky dan tim memikirkan itu semua. Ia mengaku bahwa IGTV diawasi oleh manusia dan mereka akan memeriksa video satu per satu lebih dulu sebelum dimonetisasi.

Ke depannya, moderasi diharapkan bisa mengandalkan tenaga manusia dan mesin, untuk mempercepat kinerja. Namun, Osofsky menyebut Instagram masih akan bergantung pada moderasi Facebook terkait penggunaan teknologi manusia dan robot.

Karena banyaknya hal yang harus diuji coba, motetisasi baru diberikan kepada kreator besar seperti Adam Waheed dan Lele Pons yang bekerja sama dengan pengiklan besar seperti Ikea, Puma, dan Sephora.

Pendapatan lain dari Live Badges Instagram


Selain IGTV, kreator juga bisa memanen pendapatan dari penjualan lencana saat Instagram LIVE (Live Badges). Fitur tersebut akan mulai diuji coba bulan depan dengan sebagian kecil kreator.

Ada tiga lencana yang bisa dibeli penonton, masing-masing seharga 0,99 dollar AS (Rp 14.600), 1,99 dollar AS (Rp 29.400), dan 4,99 dollar AS (Rp 73.700). Belum diketahui seperti apa mekanisme jual beli lencana ini.

Uji coba akan dilanjutkan di beberapa negara seperti AS, Brazil, Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Turki, Spanyol, dan Meksiko, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (28/5/2020).



Ketiga lencana punya wujud yang beda, lencana itu akan terpasang di nama pembeli dan akan terpampang saat mereka memberi komentar saat kreator sedang LIVE.

Komentar dengan lencana nantinya akan diprioritaskan dan naik ke daftar teratas dalam LIVE IG para kreator. Instagram juga akan meluncurkan LIVE Shopping dalam beberapa bulan ke depan.

Fitur-fitur tersebut memungkinkan kreator menandai sebuah brand saat sedang siaran langsung dan menjual merchandise mereka.