Baru Terbit

Hoax Deddy Corbuzier, Tribun, dan Trik Klarifikasi

14 October 2019
Masalah ini sudah lama terjadi, namun masih bagus untuk dipelajari... sebelumnya, sudah terbit di blog pribadi saya, hotlasmore.id, yang sudah lama tidak aktif. Hehe... Lanjut aja ya...

------------------------------------------


"Makanya buat kita yang pintar-pintar jangan kebanyakan baca media online ini lah," kata Deddy Corbuzier mengungkapkan kekesalannya.


Seorang master mentalist yang juga host acara televisi, Hitam Putih, ini mengaku kesal karena berita hoax tentangnya. Dalam berita itu, Deddy disebut melarang 5 artis Indonesia untuk tampil di Hitam Putih.

"Sampe Goblok juga nggak akan gue undang. Jangankan mereka.. Justin Bieber ke Indo juga nggak gue undang kalo nggak sesuai dengan konsep acara gue di episode itu," ungkap Deddy mengklarifikasi.

Sebelumnya, media online Tribun Style menyajikan berita dengan judul "5 Artis ini Dilarang Tampil di Hitam Putih oleh Deddy Corbuzier, Apa Alasannya?". Berita itu mendapat ratusan komentar dan dibaca oleh Deddy Corbuzier sendiri.

Namun tampaknya, berita itu dibuat tanpa klarifikasi dengan pihak yang diberitakan. Hingga Deddy mengklarifikasinya sendiri dengan mengunggah foto screenshot yang sudah diedit dengan label HOAKS (Hoax).



"Yang lebih lucu lagi, berita ini keluar di LINE Today, ya. Bawahnya tulisannya Tribun Style, paling bawahnya Bangkapos.com, ini apasih? Copy Paste Copy Paste gitu? Kurang Pegawai gitu?" ungkap Deddy dalam unggahan videonya di Youtube "MENCIDUK MEDIA!!".

Deddy pun mengklarifikasi bahwa dirinya tidak akan mengundang siapapun yang belum cocok dengan konsep acaranya. Hitam Putih, kata Deddy, hanya mengundang orang-orang yang menginspirasi tanpa sensasi.

"No, kita (Hitam Putih) bukan acara gosip,"

"Siapapun yang punya prestasi bisa muncul di Hitam Putih, kalau mereka tiba-tiba punya prestasi kita undang, that's what Hitam Putih," lanjut Deddy Corbuzier.

Berita Tribun Hilang Diganti Berita Lanjutan yang Isinya Sama


Hoax Deddy Corbuzier, Tribun, dan Trick Klarifikasi Media Manipulasi
Video klarifikasi Deddy Corbuzier di Youtube

Setelah klarifikasi Deddy Corbuzier tersebut, berita di Tribun Style dan Bangka Pos sudah hilang pada 29 Januari 2019. Saya melihatnya sendiri, namun tidak sempat mengabadikannya. *Maaf sekali saya ceroboh karena tidak cepat-cepat men-screenshot-nya :(

Tapi, kalian perlu tahu ini, pada hari yang sama, Tribun membuat berita lanjutan dengan judul yang sama di jambi.tribunnews.c*m.
Judulnya sama persis namun isinya sedikit berbeda. Penulis berita ini hanya menambahkan bahwa Deddy telah mengklarifikasi kabar tersebut dan menjelaskannya hanya dalam 3 kalimat.

Ingat ya, kalimat, bukan paragraf... sangat sedikit ruang yang diberikan Tribun untuk Deddy Corbuzier mengklarifikasi berita jelek soal dirinya.

Apa saja tiga kalimat itu? Berikut:


"Namun melalui klarifikasinya di youtube, Deddy mengatakan dirinya tidak pernah menyebutkan melarang artis untuk tampil di acaranya.

Menurut Deddy acara Hitam Putih yang dipandunya terbuka untuk setiap orang maupun artis berprestasi.

Deddy mengatakan tak mungkin pihaknya mengundang bintang tamu yang tak sesuai dengan tema, apalagi hanya sensasi."

Setelah itu, jurnalis berita ini lanjut membahas berita sebelumnya, yang isinya SAMA SAJA! Berikut isinya:

"Sebelumnya diberitakan Deddy Corbuzier melarang lima artis untuk tampil di acaranya Hitam Putih.

Dilansir Sripoku.com dari beberapa sumber, berikut beberapa selebriti yang pernah disindir pedas oleh Deddy Corbuzier:"

Sekarang, Tribun menuliskan bahwa mereka melansir dari Sripoku.com... jadi siapa yang salah? Sripoku atau Tribun? Saya belum berani menjawab.

Tapi.... Saya melihat ada kesengajaan yang dilakukan oleh pihak Tribun.

Memang, berdasarkan penulisan judul, pemilihan berita, sampai jumlah platform yang dimiliki Tribun, sangat jelas bahwa mereka media Clickbait. Media jenis ini mencari makan lewat traffic. Semakin banyak klik, semakin tercapai goals mereka. Seperti itulah media sejenis Tribun.

Maka, cara Tribun untuk mencari sensasi demi mendapatkan traffic sudah sesuai dengan goals mereka.

Trick Bohong Demi Traffic


Tapi cara mereka untuk membuat berita lanjutan yang isinya tidak jauh berbeda dengan berita sebelumnya membuat saya ingat dengan salah satu trick yang dijelaskan Ryan Holiday, mantan manipulator media asal Amerika.


Dalam bukunya Trust Me, I'm Lying, ia mengatakan bahwa media-media haus traffic sengaja membuat berita bohong demi membuat berita klarifikasi kebohongan media itu sendiri nantinya. Sehingga, traffic yang mereka dapatkan akan lebih banyak karena ada satu berita lainnya yang nilai "clickbait"-nya setara.

Persis seperti yang dilakukan Tribun... Bedanya, Tribun tidak menunjukkan penyesalan lewat postingan klarifikasi, melainkan tetap membuat berita dengan judul yang sama.

Sekarang, apakah berita sensasi seperti ini sah untuk ditampilkan?


Sah-sah saja asalkan Deddy pernah mengatakannya secara gamblang. Misal "Saya melarang Ivan, Ayu Ting Ting, Lucinta Luna untuk tampil di Hitam Putih".

Jika benar seperti itu yang dikatakan oleh Deddy, maka bisa dijadikan berita dengan dasar fakta pendapat.

Fakta pendapat adalah segala ucapan yang dilontarkan oleh narasumber atau orang yang ingin dijadikan berita. Namun dalam pemberitaannya, tidak boleh diubah-ubah atau dijelaskan seenaknya, ditambah atau dikurangi sesuai persepsi penulis. Semua harus sesuai fakta, sehingga itu benar-benar pendapat yang diucapkan dari narasumber.

Fakta ialah segala sesuatu  yang terjadi sebagai mana dilihat mata,  sebagai mana dibaui hidung, sebagai mana didengar telinga, sebagai mana dikecap lidah, sebagai mana disentuh kulit. Bukan sesuatu sebagai mana dipikirkan dan dirasakan seseorang. Fakta ialah segala sesuatu yang terjadi sebagai mana adanya, bukan sebagai mana mestinya.

Untuk penjelasan soal fakta lainnya bisa dilihat di blog dosen saya, Mohammad Fauzy: Fakta, Pernyataan mengenai Fakta, dan Pendapat

Mungkin, jika data yang saya dapat cukup, akan saya bahas lebih dalam soal fakta pendapat ini. Saya sedikit gemas karena fakta pendapat inilah yang jadi senjata media-media clickbait untuk membuat berita sensasional.

Semoga bermanfaat, selamat malam. Follow akun Instagram saya @hotlasmora untuk info lebih lanjut soal isu media, tips blog dan Instagram. Saya sering aktif di sana... siapatahu bisa diskusi bersama.


==================
Artikel ini dibuat oleh Hotlas Mora (Journalist, Instagram Marketing & Branding Enthusiast). Baca tulisan Hotlas Mora lainnya di sini.

===================


No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!