Baru Terbit

Gojek dan Fitur-Fitur Kurang Berguna

27 August 2019
Katanya, kerikil di jalan juga punya alasan untuk berada. Tapi, kenapa Gojek malah berharap fitur mereka sia-sia?

Saya ingat betapa saya tak habis pikir melihat iklan besar Gojek, aplikasi ojek online di Indonesia ini, terpampang besar di bawah jalan layang Karet, Jakarta Pusat. Heran, kok bisa-bisanya bakar uang untuk sesuatu yang lahir tanpa keinginan?


Pesan ojek online, ojek online di Indonesia, aplikasi taksi online


Tetapi, sampai di situ saja kebingungan saya karena besoknya, ingar-bingar Jalan Sabang membuat saya lupa waktu. Setelah menggoyang lidah dengan sate kambing bumbu kacang yang disiram kecap kemudian dicampur irisan bawang, saya baru sadar kalau jarum jam terus bergerak mendekati angka 12. Pulang nggak pernah selarut ini selama saya kelayapan.

Untungnya, demam ojek online telah mencapai titik tertinggi. Mudah untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam satu waktu. Tinggal tentukan titik jemput dan turun penumpang, saya langsung bisa sampai rumah dengan tenang.

Ya, itu sih yang saya yakini. Tapi kepercayaan orang, kan, beda-beda.

Ibu saya contohnya, selalu khawatir sampai membuat ponsel saya berdering setiap menit. Pertanyaannya macam-macam, mulai dari “Sudah di mana?”, “Driver-nya sesuai aplikasi, nggak?”, hingga “Kamu lompat kalau abangnya lewat jalan yang sepi-sempit!”

Kekhawatiran ibu yang super-ultra ini sebenarnya hal yang wajar, tapi kadang menjengkelkan. Maksud saya—Gojek adalah aplikasi paling brilian di Indonesia! Pesan ojek online jadi solusi dari error yang terjadi di jalan. Coba kalau sepuluh tahun lalu saya main sampai malam. Siapa yang mau jemput? Nggak ada. Sudah jadi paling setia, masih dicurigai pula.

Padahal, mitra driver sudah berjuang untuk dapat seragam Gojek. Jadi, jaminan kualitasnya nggak perlu diragukan lagi.

Untungnya, bukan hanya saya yang mengerti kalau beberapa orang bisa posesif karena terlalu sayang; tetapi Gojek juga. Makanya, Gojek keluarin fitur #UninstallKhawatir agar orang tersayang tak lagi was-was menunggu kita pulang.

Setia dan pengertian. Lihat layanan ojek online Gojek ini, kurang lengkap apa?


#UninstallKhawatir orang-orang tersayang


Saya tahu kenapa Gojek berharap fitur ini nggak diperlukan. Gojek harap, ibu saya nggak perlu khawatir karena saya akan sampai ke rumah dengan aman, sesuai prioritas Gojek dalam melayani penumpang.

Tetapi jika diperlukan, misalnya saat orang-orang ingin memantau perjalananmu, fitur bagikan perjalanan dengan Gojek bisa sekali dicoba. Melalui fitur ini, siapa pun yang sedang menunggu kedatanganmu bisa memantau trip-mu secara real-time, mulai dari lokasi penjemputan dan pengantaran, informasi lengkap mitra driver (nama, plat nomor kendaraan, rating, nomor pemesanan), status perjalanan, estimasi waktu sampai, hingga rute yang ditempuh.

Pesan ojek online, ojek online di Indonesia, aplikasi taksi online



Status perjalanan bisa kamu bagikan sebagai tautan ke berbagai aplikasi chatting. Tapi ingat, ya. Demi keamananmu dan mitra driver, bagikan perjalananmu hanya kepada mereka yang membutuhkan.

Lalu, nilai tambah dari fitur ini adalah kamu bisa bertanya rute mana yang sebaiknya kamu pilih untuk jalan pintas! Iya. Dengan fitur bagikan perjalanan, kamu bisa bertanya kepada temanmu yang terlatih di jalan sehingga selalu punya solusi untuk keluar dari kemacetan. Keren banget kan?

Terus, yang nggak habis pikir, aplikasi taksi online ini juga bikin unit darurat yang siap melayani kamu selama 24 jam, 7 hari penuh tanpa henti!

Fitur ini bikin saya ingat cerita laga anak orang kaya yang panggil unit darurat pakai helikopter saat terjadi tindak kriminal dan kecelakaan. Meski bukan helikopter, buat saya, fitur bentukan Gojek lebih berguna karena nggak perlu banyak uang untuk menggunakannya.

Pesan ojek online, ojek online di Indonesia, aplikasi taksi online



Btw, cara pakainya mudah banget. Nggak perlu teriak-teriak atau lompat dan bikin heboh semua orang. Tinggal klik panggil bantuan darurat dengan satu jarimu, dan taraaa! Kamu bisa langsung terhubung dengan unit darurat yang akan memastikan kondisimu lalu mengirimkan keamanan langsung menuju ke lokasimu.

Fitur ini bisa kamu nikmati saat berkendara dengan GoCar dan GoRide. Tapi tentu saja—Gojek berharap panggil bantuan darurat menjadi fitur yang paling sia-sia.

Sst, perjalanan ini diasuransikan


Seakan nggak ada habisnya, perjalanan saya, kamu, dan mereka bahkan diasuransikan oleh Gojek.

Ini adalah fitur kedua setelah panggil bantuan darurat yang bikin saya ternganga. Sebagai perlindungan kepada penumpang, Gojek bekerja sama dengan perusahaan insurtech tepercaya untuk memberi pertanggung jawaban jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Apa saja yang bisa kamu klaim dari asuransi itu?

• Kehilangan atau kerusakan barang pribadi
• Biaya pengobatan
• Cacat permanen
• Kematian karena kecelakaan

Besarnya beragam, mulai dari Rp1.000.000–Rp50.000.000. Asuransi bisa diklaim oleh saya sebagai penumpang yang terdaftar di aplikasi Gojek dan kamu yang (misalnya hanya) saya pesankan GoRide.

Walau meyakinkan, saya masih lebih yakin kalau fitur ini nggak akan banyak yang pakai. Sebab selain proses rekrutmen yang super-ketat, Gojek juga selalu memberikan pelatihan kepada mitra driver melalui program aman berkendara dan edukasi berkelanjutan yang menanamkan hal-hal penting terkait pemesanan, kesopanan, keamanan, dan kenyamanan saat berkendara.

Fitur-fitur yang nggak kamu butuhkan


Dari sekian banyak fitur menarik yang ditawarkan oleh Gojek, #UninstallKhawatir merupakan fitur yang kita harap tidak pernah kita butuhkan. Meski begitu, inisiatif Gojek dalam sedia payung sebelum hujan patut diacungi jempol.

Jadi, jangan lagi heran seperti saya yang pertama kali lihat iklan ini. Serius, ini bukan sekadar strategi marketing copywriter, melainkan kebiasaan orang tersayang yang selalu ingin berikan kamu perlindungan penuh sambil berharap supaya kamu nggak benar-benar butuh.

Oleh: Elva Mustika Rini // Lihat artikel menarik lainnya dari Elva Mustika Rini

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!