Baru Terbit

Rahasia Pengaruh Tahun Politik untuk Ekonomi Indonesia

29 March 2019
Pengaruh Tahun Politik untuk Ekonomi Indonesia


Jakarta (tuminesia.com) - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, membeberkan kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun politik. Sinergi adalah jawabannya.

Menurut Perry, prospek ekonomi Indonesia tahun 2019 diprakirakan tetap baik. Padahal, ekonomi dunia sedang tidak kondusif.

“Hal tersebut ditopang semakin solidnya sinergi kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia, Pemerintah, OJK, dan otoritas. Terutama terkait dalam satu bauran kebijakan ekonomi yang saling memperkuat termasuk sinergi kebijakan reformasi struktural,” kata Perry.

Namun, bukan berarti Indonesia tak punya tantangan. Beberapa sektor strukturan baik dari sisi global maupun domestik tetap harus diwaspadai.



Guna menghadapi hal tersebut, pada 2019, Bank Indonesia akan serius lagi memperkuat stabilitas eksternal dan menjaga pertumbuhan ekonomi. Caranya dengan menjalani kebijakan moneter yang preempetive dan ahead of the curve, melanjutkan arah kebijakan makroprudensial yang akomodatif.

Selain itu, BI juga akan mengakselerasi pendalaman pasar keuangan guna menjaga stabilitas di pasar uang dan mendukung pembiayaan ekonomi secara lebih luas.

BI juga akan melanjutkan peran kebijakan sistem pembayaran dalam mendukung kegiatan ekonomi. Mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sampai di tingkat daerah, sebagai sumber pertumbuhan baru.

Perry memprediksi, perekonomian domestik dalam jangka menengah akan terus meningkat. Oleh karena itu, Bank Indonesia juga akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan otoritas lainnya demi mempercepat reformasi struktural. "Hal ini guna memastikan kesinambungan pertumbuhannya kedepan,” kata Perry.

Reformasi Struktural


Menurut Perry, BI akan melakukan reformasi strukturan dengan empat strategi utama.

Pertama, strategi meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Upaya ini dilakukan melalui penguatan empat elemen pasar.

Seperti ketersediaan infrastruktur, kualitas modal manusia (human capital), adopsi teknologi, dan dukungan kelembagaan.

Kedua, meningkatkan strategi untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas sektor industri.

Ketiga, mengoptimalkan pemanfaatan digital economy.

Keempat, memperluas sumber pembiayaan.

Peluncuran Buku LPI 2018


Perry menjelaskan, BI akan menerbitkan Buku LPI 2018 sebagai publikasi rutin tahunan yang memuat kinerja dan perjalanan ekonomi Indonesia selama setahun.

Dalam buku itu, kata Perry, juga dijelaskan sejumlah pelajaran yang diperoleh para pembuat kebijakan dari proses pengelolaan keuangan bangsa selama setahun ke belakang. Termasuk berbagai agenda yang masih perlu dilanjutkan dalam memperkuat perekonomian ke depan.

Buku LPI disusun berdasarkan analisis dan riset Bank Indonesia, serta menghimpun data dari berbagai instansi terkait. Buku LPI 2018 mengangkat tema “Sinergi Untuk Ketahanan dan Pertumbuhan”.

Tema dipilih berdasarkan pengamatan menyeluruh dan analisis mendalam terhadap dinamika perekonomian domestik maupun global sepanjang tahun 2018.

Buku LPI 2018 yang cukup lengkap ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi seluruh stakeholders dalam melangkah ke depan.

=============
Foto utama: Inilah.com

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!