Baru Terbit

Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki, Mana yang Mitos dan Fakta?

18 March 2019
Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki


Pasangan mana yang tak senang saat tahu kalau sang istri tengah hamil? Setiap pasangan yang sudah menikah pasti selalu menginginkan kehadiran buah hati. Hal ini memang sangat wajar mengingat anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan.

Nah, pada saat ibu hamil, biasanya orang-orang di sekitar akan langsung melakukan tebak-tebakan untuk mengetahui jenis kelamin si kecil. Nah, saat ini banyak sekali informasi mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki yang banyak dipercaya secara turun temurun maupun tersebar melalui internet.

Pada dasarnya, jenis kelamin bayi Anda langsung muncul segera setelah sperma bertemu sel telur. Pada fase ini terjadi pembuahan ketika bayi mendapat 23 kromosom dari masing-masing orang tua mereka. Seiring dengan gender, hal-hal seperti warna mata, warna rambut, dan bahkan kecerdasan sudah ditentukan.

Sedangkan untuk alat kelamin bayi Anda baru mulai berkembang sekitar minggu ke-11 kehamilan. Meski begitu, Anda biasanya tidak dapat mengetahui jenis kelamin selama beberapa minggu awal karena genital belum terlihat melalui USG.

Nah, ada beberapa mitos atau fakta mengenai ciri-ciri hamil anak laki-laki yang banyak sekali beredar. Yuk, ketahui mana yang mitos dan mana yang fakta!

Mual pada Pagi Hari


Anda mungkin pernah mendengar bahwa mual yang sangat parah di pagi hari adalah petunjuk tentang jenis kelamin bayi Anda. Bayi perempuan disebut memiliki kadar hormon lebih tinggi sehingga ibu hamil lebih banyak mengalami mual di pagi hari, sedangkan jika mengandung bayi laki-laki maka cenderung tidak mengalamimual yang terlalu parah di pagi hari.

Apakah hal ini benar? Kenyatannya, baik hamil anak perempuan maupun laki-laki, setiap ibu hamil memiliki intensitas mual dan muntah yang berbeda-beda. Meski demikian, memang ada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet mengungkapkan bahwa wanita yang mengalami mual di pagi hari dalam kehamilan lebih cenderung memiliki anak perempuan. Kalau tidak, tidak ada banyak bukti ilmiah untuk mendukung gagasan ini.

Kondisi kulit ibu hamil


Beberapa orang percaya bahwa bayi perempuan akan mencuri kecantikan sang ibu sehingga membuat si ibu terlihat lebih kusam selama masa kehamilan. Di sisi lain, anak laki-laki disebutkan tidak akan memberikan banyak masalah kulit seperti kusam atau jerawat selama kehamilan. Mitos serupa juga bisa ditemui dalam hal pertumbuhan rambut.

Saat hamil anak laki-laki, rambut Anda akan lebih panjang dan lebih berkilau. Tapi jika hamil anak perempuan, maka rambut menjadi lebih kusam dan mudah rontok. Well, ternyata informasi ini juga hanya merupakan mitos belaka. Perbedaan produksi hormon selama kehamilan menjadikan setiap wanita bisa saja memiliki masalah dengan kulit atau rambut terlepas dari jenis kelamin bayi mereka.

Jenis Makanan yang Diinginkan Ibu Hamil


Ada mitos yang mengatakan bahwa saat hamil anak laki-laki, Anda akan lebih banyak ngidam makanan yang gurih dan pedas seperti keripik atau sambal. Sedangkan jika hamil anak perempuan, Anda lebih suka menyantap es krim, coklat, cake, dan semua camilan manis.

Sebenarnya, tidak ada penelitian konklusif yang dilakukan pada mengidam makanan sebagai prediktor jenis kelamin yang akurat. Mengidam sebenarnya lebih berkaitan dengan perubahan kebutuhan gizi Anda.

Detak Jantung


Salah satu mitos paling universal tentang gender adalah detak jantung bayi Anda. Jika detak per menit di bawah 140, bayi itu seharusnya laki-laki. Lebih tinggi dari 140, itu perempuan. Sayangnya, meskipun yang ini terdengar lebih ilmiah, namun kebenaran di baliknya juga masih diragukan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Fetal Diagnosis and Therapy mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan berarti antara denyut jantung laki-laki dan perempuan pada awal kehamilan.

Bentuk Perut


Bentuk perut juga jadi salah satu indikator jenis kelamin yang banyak diepcaya masyarakat Indonesia secara turun temurun. Banyak yang menganggap jika perut ibu hami terlihat sangat melorot ke bawah maka ia hamil anak laki-laki. Sedangkan jika perutnya cenderung melebar maka ia hamil anak perempuan. Lagi-lagi hal ini tidak bisa dijadikan patokan karena bentuk perut sebenarnya sangat tergantung dengan anatomi tubuh setiap ibu yang tentu berbeda-beda.

Lalu seberapa cepat Anda bisa tahu jenis kelamin si kecil? Meskipun jenis kelamin sudah ditentukan sejak awal, Anda mungkin perlu menunggu beberapa saat sebelum bisa memutuskan akan membeli peralatan bayi warna pink atau biru.

Ada beberapa cara Anda bisa mengetahui jenis kelamin bayi Anda lebih awal, misalnya melalui tes DNA sel. Tes ini bisa dilakukan dalam kehamilan karena darah Anda membawa jejak DNA bayi Anda. Anda memberikan sampel darah, mengirimkannya ke lab grup, dan mendapatkan hasilnya dalam waktu sekitar 7 hingga 10 hari.

Tetapi mengungkapkan jenis kelamin bukanlah tujuan utama dari tes ini. Tes ini sebenarnya bertujuan untuk menguji apakah ada kemungkinan down syndrome pada bayi dan kondisi bawaan genetik lainnya.

Cara terbaik untuk mengetahui jenis kelamin adalah melalui USG yang biasanya baru bisa terlihat di usia kandungan 4 hingga 5 bulan. Jadi bersabarlah untuk menunggu, ya!

Foto utama: Megan Lynette

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!