Akibat Berita Buruk Hingga #Sebarkanberitabaik - Tuminesia - Baru Juga Cerdas

Panas

Post Top Ad

10 May 2018

Akibat Berita Buruk Hingga #Sebarkanberitabaik

Tahu tidak akibat dari berita buruk?

Banyak!

Berita buruk telah menewaskan banyak orang di masa lampau. Bahkan kematian bisa terus berlanjut jika berita buruk tak dihentikan.

Ya memang mengejutkan (foto: playacommunity.com)

Berita buruk sendiri banyak jenisnya. Ada yang berdasarkan fakta, ada juga yang karangan atau biasa disebut hoaks.

Suatu berita tak bisa diterbitkan seenak jidat, seorang penulis harus memikirkan dampak moralnya di masa mendatang.

Mungkinkah menyulut emosi suatu golongan? Mungkinkah menimbulkan keributan? Atau bahkan kesalahpahaman? Semua itu harus dipikirkan, sekalipun itu fakta.

Lalu bagaimana soal berita hoaks?

Jangan lagi menyebutnya berita karena memang tidak fakta. Berita hoaks jauh lebih kejam dari berita apapun.

Mungkin Anda menganggap saya berlebihan. Tapi, mari kita bahas:


Percaya tidak percaya, berita hoaks telah mengubah sejarah. Salah satunya adalah Perang Dunia II.

Pada awal bulan September 1939, Adolf Hitler, memerintahkan pasukannya untuk menyerang Polandia karena diduga telah menembaki tentara Jerman. Peperangan pun terjadi, menimbulkan pro dan kontra, hingga akhirnya meletuslah Perang Dunia II.

Hitler melakukan hormat ala Nazi (foto: international.sindonews.com)

Namun sekian lama berperang, kebohongan pun terungkap bahwa ternyata tentara Jerman sendiri yang membunuh pasukan Jerman di perbatasan Polandia.

Masih belum puas? 

Mari kita terbang ke Asia Tenggara, saat Amerika Serikat menyerang Vietnam. Perang ini merupakan yang terlama bagi Amerika Serikat di Asia Tenggara.

Saat itu pada Agustus 1964, Kementerian Pertahanana Amerika mengabarkan bahwa kapal perang mereka ditembaki kapal perang Vietnam. Presiden Amerika saat itu, Lyndon B. Johnson, pun menerbitkan resolusi untuk segera menyerang Vietnam.

Perang tersebut menewaskan lebih dari 3 juta nyawa dan baru berakhir pada 1975. 

Pasukan Amerika (foto: www.historynet.com)

Hingga kebenaran pun terungkam pada 2005. Menteri Pertahanan Amerika pada saat itu akhirnya mengakui bahwa insiden penyerangan kapal Vietnam kepada Amerika adalah berita palsu.

Kedua catatan sejarah di atas telah membuktikan, mewakili, membuka mata bahwa berita hoaks sangatlah berbahaya. Apapun motifnya, sesuatu yang palsu tetaplah palsu.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Salah satu caranya adalah dengan #Sebarkanberitabaik.

Kampanye yang dicanangkan oleh Polda Metro Jaya ini memang perlu diapresiasi. Mereka sadar betul akan buruknya berita hoaks, sehingga mengajak para netizen ber-cofee morning di Gedung Promoter, pada Rabu (9/5/2018).

Memang di era teknologi sekarang ini, netizenlah yang sangat menentukan positif atau tidaknya dunia maya. Bahkan tanpa perlu naif, opini mereka bisa mempengaruhi pola pikir seseorang.

Untuk itu, Polda Metro Jaya mengajak para netizen untuk menyebarkan berita baik, fakta, dan bermoral untuk masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memerangi berita hoaks yang kerap bermunculan, apalagi di tahun-tahun politik seperti sekarang ini.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz, menyadari bahwa pihaknya tak bisa bekerja sendiri untuk memerangi hoaks. Ia berharap, masyarakat dapat melakukan kegiatan yang produktif, salah satunya dengan #SebarkanBeritaBaik.

Irwasda Kombes Pol Kamarul Zaman, saat berpidato mewakili Kapolda yang berhalangan hadir (foto: istimewa)

"Jangan mudah percaya pada berita yang asal-usulnya tidak jelas. Supaya tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri," kata Irwasda Kombes Pol Kamarul Zaman, selaku perwakilan Kapolda, dalam acara cofee morning dengan tema “Bersatu Dalam Menjaga NKRI”.

Karena itu, diharapkan masyarakat dapat membuat artikel di blog, atau video di Youtube dan media sosial, yang berkonten positif.

Sebagai Hadiahnya


Polda Metro Jaya akan memberikan Sepeda Motor, Laptop, Kamera, Smart Phone, dan kesempatan berpatroli bersama Kapolda menggunakan helikopter.

Kampanye ini akan digelar secara rutin oleh Polda Metro Jaya, sehingga kesempatan meraih hadiah pun terbuka lebar.

Namun untuk periode pertama, akan dimulai sejak 9 Mei 2018 hingga 22 Juni 2018. Para netizen yang berhak menerima hadiah akan diumumkan pada 1 Juli 2018, bertepatan saat HUT Bhayangkara.

Untuk itu, mari #Sebarkanberitabaik, perkuat literasi, dan #HormatiPerbedaan. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Istimewa)
"Selamat berkarya yang positif dan kreatif Netizen, kami tunggu karya terbaiknya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, dalam siaran pers yang diterima tuminesia.


Info lengkap bisa dilihat di Instagram Polda Metro Jaya di @humas.pmj atau klik link ini: https://www.instagram.com/humas.pmj/


No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!