UNESCO Pilih Ciletuh Pelabuhanratu Jadi Global Geopark - Tuminesia - Baru Juga Cerdas

Panas

Post Top Ad

16 April 2018

UNESCO Pilih Ciletuh Pelabuhanratu Jadi Global Geopark

"Dua hari lalu kita dapat kabar dari Sidang UNESCO di Paris, Prancis. UNESCO sudah bersepakat menetapkan beberapa geopark di dunia," kata Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher), saat membuka Fun Day Towards UNESCO Global Geopark di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/4/2018).

Salah satu yang dipilih UNESCO Global Geopark adalah kawasan Ciletuh Pelabuhanratu. Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu bersanding dengan 12 geopark lainnya yang dipilih dalam sebuah sidang komisi di Executive Board Unesco ke-204 di Paris, Prancis, 14 April 2018 lalu.



Dalam sidang UNESCO tersebut, dua geopark di Indonesia mendapat pengesahan sebagai UNESCO Global Geopark. Kedua tempat itu adalah Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dan Geopark Rinjani di Nusat Tenggara Barat.

Menurut Aher, waktu pengesahan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu termasuk lebih cepat dari perkiraan. Padahal, kawasan Ciletuh-Palabuhanratu sendiri baru ditetapkan sebagai geopark nasional.

“Tiga tahun lalu Geopark Ciletuh-Palabuhanratu ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh pemerintah pusat dan langsung kita ajukan pada UGG (UNESCO Global Geopark),” kata dia.

Setelah terpilih, sertifikat Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu akan diserahkan pada September 2018 mendatang. “Keputusannya sudah ada, sertifikatnya akan diberikan secara bersama-sama di Portugal,” kata Aher.

Komitmen Memelihara


Terpilihnya Ciletuh Pelabuhanratu sebagai Geopark harus dijaga semua pihak. Hal ini agar sejalan dengan wacana Pemerintah Jawa Barat menjadikah Ciletuh Pelabuhanratu sebagai destinasi wisata unggulan.

Geopark Ciletuh (Foto: Bisnis.com)


Pemprov Jabar sendiri telah menggelontorkan Rp96 miliar pada 2016 untuk membangun jalan dari pintu masuk kawasan geopark di Waluran. Pada 2017 pembangunan jalan dilanjutkan dari pintu masuk Loji menuju kawasan geopark yang memakan biaya Rp217 miliar.

Adapun 2018 ini, Pemprov Jabar kembali menggelontorkan dana Rp90 miliar untuk membangun jalan menuju kawan geopark tersebut dari arah Paltiga. Aher mengatakan, pembangunan bandara Sukabumi untuk menyokong Geopark Ciletuh-Palabuhanratu pun telah disiapkan.

“Termasuk pembangunan bandara di Sukabumi, karena salah satu syarat geopark internasional itu, harus ada bandara dekat geopark dengan jarak tempuh maksimal tiga jam perjalanan,” kata Aher.


Sumber: Tempo dan Bisnis

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!