Facebook Beberkan Cara Sedot Data Pengguna Internet - Tuminesia - Baru Juga Cerdas

Panas

Post Top Ad

17 April 2018

Facebook Beberkan Cara Sedot Data Pengguna Internet

Facebook akhirnya mengungkapkan bagaimana cara mereka mengetahui data miliaran pengguna internet di dunia.

Dalam penjelasannya, Facebook menegaskan bahwa tak hanya mereka yang menggunakan cara ini.

Hal itu diungkapkan David Baser, Product Management Director Facebook, dalam blog resmi jejaring sosial tersebut. Ia ingin melengkapi jawaban Mark Zuckerberg (Cofounder-Chairman dan CEO Facebook) saat dipanggil dan ditanyai para senator Amerika Serikat pekan lalu perihal skandal cambridge analytica.

Ilustrasi (foto: fossbytes.com)

Baser menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri pada 2004 lalu ini mampu mengumpulkan data milik 2 miliar lebih penggunanya. Bahkan, ia menyebutkan Facebook dapat mengumpulkan informasi kepunyaan orang-orang di luar user media sosial tersebut.

Pertama-tama, ia menyebut, ada banyak situs dan aplikasi dari Facebook yang berguna untuk membuat konten serta iklan dengan tingkat relevansi lebih akurat. Layanan tersebut terdiri dari Social Plugins, Facebook Login, Facebook Analytics, dan Facebook Ads and Measurement Tools.

Adapun Social Plugins seperti tombol Like dan Share. Tombol ini berfungsi untuk membuat user berbagi informasi melalui Facebook.

Cara Facebook Sedot Data Pengguna Internet
Social Plugins (foto: www.jxtgroup.com)

Sedangkan Facebook Login merupakan fasilitas yang memungkinkan para pengguna menggunakan akun miliknya untuk masuk ke dalam situs jejaring sosial tersebut. Tak hanya bisa masuk ke Facebook, tapi juga bisa ke situs lain.

Jika kalian pernah menemukan tombol "Masuk menggunakan akun Facebook", padahal ingin mendaftar di situs lain, maka itulah fungsi Facebook Login.

Cara Facebook Sedot Data Pengguna Internet
Ilustrasi Facebook Login (foto: studytutorial.in)

Sementara Facebook Analytics, berfungsi untuk membatu situs dan aplikasi lain agar dapat menganalisa bagaimana orang-orang menggunakan layanan Facebook. Aplikasi ini biasanya dipakai oleh para pemilik usaha atau fanpage-fanpage untuk mengamati perkembangan calon pembeli atau pelanggannya.

Ilustrasi Facebook Analytics
Ilustrasi Facebook Analytics (foto: keyhole.co)


Sementara Facebook And and Measurement Tools memungkinkan situs dan aplikasi lain untuk menampilkan iklan dari para pengiklan di Facebook dan mengetahui seberapa efektif tampilan komersial tersebut.

Cara Facebook Sedot Data Pengguna Internet
Ilustrasi Facebook And and Measurement Tools (foto: sitepronews.com)

"Ketika kamu mengunjungi situs atau aplikasi yang menggunakan layanan kami, maka kami akan tetap menerima informasi walaupun kamu sudah keluar atau tidak memiliki akun Facebook," tulis Baser.

Tak Hanya Facebook


Di sisi lain, memang layanan seperti Facebook ini sudah digunakan banyak platform. Seperti Google yang memiliki layanan analytics dan banyak digunakan miliaran orang dunia.

Sedangkan Amazon, Google, dan Twitter memiliki fitur login yang serupa dengan Facebook. Tak hanya itu, mereka juga menawarkan layanan iklan mirip seperti apa yang dilakukan Facebook.

"Pada kenyataannya, kebanyakan situs dan aplikasi mengirim informasi yang sama kepada sejumlah perusahaan setiap kamu mengunjungi platform miliknya," tulis pria yang sudah bergabung dengan Facebook sejak 2011 lalu.

Lalu, bagaimana cara mengecek apakah data profil kita bocor ke cambridge analytica atau tidak? Tonton video di bawah ini:

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!