Kisah Wozniak yang 'Ditenggelamkan' Steve Jobs - Tuminesia - Baru Juga Cerdas

Panas

Post Top Ad

14 February 2018

Kisah Wozniak yang 'Ditenggelamkan' Steve Jobs

Steve Jobs (kiri) dan Steve Wozniak (kanan) (foto: tnwcdn.com)
Steve Wozniak adalah orang dibalik lahirnya komputer Apple, sedangkan Steve Jobs berperan sebagai marketer. Fakta itulah yang tak banyak disadari banyak orang. Wozniak seperti 'ditenggelamkan' Steve Jobs yang lebih populer sebagai pelopor Apple.

Nasib Wozniak, atau biasa dipanggil Woz, bisa disamakan dengan Paul Allen di Microsoft. Jika Allen kalah tenar dari pendiri Microsoft lainnya, Bill Gates, maka Wozniak kalah populer dari Steve Jobs.

Woz terlahir sebagai anak yang begitu pintar pada 11 Agustus 1950 di San Jose, California. Mungkin terlalu pintar dibanding siswa sebayanya sehingga ia mengaku tak punya banyak teman.

"Aku selalu sendirian," katanya seperti dikutip dari Wired.

Di sekolahnya, ada satu guru elektro bernama McCollum yang begitu dikagumi Woz. Guru itu kerap mengajari Woz banyak hal tentang elektro. Satu hal yang Woz sadari saat itu, bahwa untuk belajar elektro harus belajar matematika dan logika. Ia pun mencoba mendalaminya.

Namun di sisi lain, Woz juga tertarik dengan komputer. Padahal saat itu sangat sedikit mahasiswa yang memiliki komputer karena harganya sangat mahal. Ia pun memutar otaknya hingga timbul ide untuk membuat komputer sendiri.

Woz mulai mempelajari bahasa pemrograman BASIC. Untuk diketahui, BASIC adalah pemograman dasar untuk membuat program komputer.

Pengertiannya soal komputer semakin meningkat sejak saat itu. Bahkan kepala sekolahnya meminta Woz untuk membuatkan suatu program agar sekolahnya lebih unggul daripada sekolah lain.

"Saya membuat program yang biasa saja dan logis. Halamannya pun cukup sederhana dengan pemecahan masalah yang mudah," kata Woz.

Klub Komputer Mengajari Woz Banyak Hal


Demi memperdalam ilmunya, Woz lantas bergabung ke klub komputer. Dari klub ini, ia membaca banyak buku tentang BASIC dan bertukar pikiran bersama anggota lainnya.

Luar biasanya, ia cepat tanggap dan begitu cerdas dalam memahami komputer, sehingga Woz dijuluki Wizard of Woz oleh teman-temannya.

Selain pemograman, Woz juga memperdalam game komputer. Banyak buku telah dibacanya, salah satunya adalah '101 Games in Basic’.

Steve Wozniak (foto: Bloomberg)
Karena begitu menyukai game komputer, Woz pun semakin bersemangat untuk mempunyai komputer sendiri. "Saya sangat gemar bermain game komputer, dan ketika saat itu saya langsung berpikir untuk membuat komputer sendiri yang terdapat game saya sendiri," kata Woz menceritakan kembali masa mudanya.

Saat itu, Woz sama sekali tidak memikirkan soal perusahaan komputer. Satu hal yang paling membelenggunya hanya, "Komputer harganya sangat mahal".

Woz Bertemu Fernandez dan Jobs


Langkah awal Woz di dunia elektonik dimulai dari menulis program untuk handphone dan kalkulator. Setelah handal dengan kedua program itu, Woz pelan-pelan menulis program komputer.

Ia pun beberapa kali membuat program komputer. Berkat keterampilannya tersebut, Woz diterima bekerja di Atari. Inc pada 1973 untuk membuat game. Gajinya sekitar 100 dolar untuk setiap chip yang dibuatnya.

Hingga Pada 1971, saat Woz sedang merakit komputer, datang seorang temannya bernama Bill Fernandez. Mereka berbincang soal komputer dan Fernandez mengaku sangat tertarik pada pekerjaan Woz itu.

Woz pun diajak Fernandez bertemu Jobs yang juga tertarik dengan komputer. "Siapa tahu kalian bisa menghasilkan kerja sama yang baik," mungkin begitu kata Fernandez.

Setelah bertemu, ternyata Woz cocok dengan Steve Jobs. Mereka sama-sama suka elektronik dan keduanya sama-sama jahil.

"Kami pertama kali bertemu tahun 1971 saat aku kuliah dan dia SMA. Seorang teman berkata aku harus menemuinya karena dia suka elektronik. Dia mengenalkanku pada Jobs," kisah Woz.

Jobs (kiri) dan Wozniak (kanan) (foto: foundersatwork.com)

Sambil berbincang dan bercanda ria, Jobs mengutarakan ketertarikannya soal kemampuan Woz merakit komputer. Menurut Jobs, komputer rakitan Woz bisa menghasilkan uang yang banyak jika dijual.

Mereka berdua pun sepakat dan bergegas mencari bahan-bahan untuk membuat komputer. Ketika itu diperlukan sekitar 1300 dolar untuk membeli chip dan komponen lainnya.

Karena minim modal, Woz dan Jobs akhirnya menjual beberapa barangnya untuk membuat komputer pertama mereka. Keduanya berbagi tugas, Woz merakit komputer dan Jobs memasarkannya.

Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya komputer pertamanya, yaitu Apple 1, berhasil dirakit. Jobs  pun segera berkeliling ke toko-toko elektronik untuk memasarkan komputernya itu.

Pada 1976, mereka meresmikan perusahaan Apple Computer. Sebanyak 50 unit komputer Apple I langsung berhasil dijual seharga 666,6 dolar kepada Byte Shop, toko komputer yang berada di Mountain View, California. Semua penjualan itu berkat kemampuan luar biasa Jobs dalam merayu Paul Terrel, pemilik Byte Shop.

Tak lama kemudian, Apple mengeluarkan Apple II yang lebih unggul dibandingkan versi sebelumnya. Komputer yang lebih canggih itu pun hasil kerja keras Woz.

Woz Keluar Dari Apple

Woz memainkan laptop Apple (foto: wikimedia.org)

Apple Computer terus berkembang pesat semenjak saat itu. Hingga pada awal 1985, Woz resmi meninggalkan Apple dan tak pernah kembali walaupun ia masih berstatus pegawai dan digaji.

Namun Woz tidak keluar karena berselisih dengan Jobs. Melainkan akibat musibah kecelakaan pesawat pribadi yang ditumpanginya pada 1981.

Kecelakaan itu mengakibatkan sejumlah anggota badannya patah. Ketika mulai sembuh, Woz malah mengalami sedikit amnesia. Padahal ia sedang ingin melanjutkan gelar masternya. Hal itulah yang membuat Woz ingin fokus pada penyembuhannya dan memilih pergi dari Apple.

Sebagai salah satu pendiri Apple, Woz masih menerima gaji sebesar 120 ribu dolar per tahun. Kegemaran Woz terhadap komputer pun tidak berhenti setelah sembuh. Ia sering membantu beberapa perusahaan teknologi seperti Fusion-io, Scottevest dan sering menjadi pembicara di beberapa seminar.

Sisi Lain Woz

Steve Wozniak (foto: afr.com)
Dibalik keberhasilannya membangun Apple meski 'ditenggelamkan' popularitas Steve Jobs, ia memiliki beberapa fakta menarik. Salah satunya, ia dikabarkan anggota Freemasonry.

Ia bergabung ke perkumpulan persaudaraan yang terkenal itu karena ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama istrinya dulu, Alice Robertson. Saat itu, istrinya masuk dalam kelompok Order of the Eastern Star yang terasosiasi dengan Mason.

Woz kabarnya menjadi anggota Freemansory pada 1979. Sebuah artikel di media bisnis CNBC menguatkan fakta kalau Woz memang anggota perkumpulan tersebut.

"Freemason terkenal termasuk presiden dan perdana menteri dan pebisis seperti Henry Ford dan pendiri Apple, Steve Wozniak," sebut CNBC.

Setelah puas mengetahui soal Woz, mari lihat: Debut Steve Jobs Bersama iPhone .


 Sumber: Student Preneur, Detik

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!