Indonesia Tidak Dijajah 350 Tahun - Tuminesia - Baru Juga Cerdas

Panas

Post Top Ad

22 February 2018

Indonesia Tidak Dijajah 350 Tahun

foto: instagram.com/galerisejarah

Indonesia pernah dijajah oleh suatu bangsa yang “kuat” selama ratusan tahun. Bangsa itu tetap ada hingga saat ini, namun tidak lagi menjajah sampai kini. Bangsa itu diberi nama Belanda oleh orang yang berkuasa di sana dan menjadi negara yang cukup indah dengan bunga tulipnya. Namun, bangsa itu telah meniggalkan sejarah yang cukup kelam terhadap bangsa Indonesia karena telah menjajah selama 350 tahun.

Tunggu dulu. Apakah benar Indonesia dijajah selama 350 Tahun?

1. Dimulai dari VOC





Verenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) baru berdiri pada 1602, dan mulai menjajah pada 1610 di beberapa wilayah Nusantara dengan memaksakan monopoli perdagangan, membangun benteng, dan menunjuk Gubernur Jendral Hindia Belanda. Kendati demikian, sebutan menjajah “Indonesia” agaknya kurang tepat. Sejatinya, VOC hanya kongsi dagang, atau biasa disebut kompeni. Maka VOC bukanlah negeri Belanda.

Kalaupun dijumlah dengan angka 350 tahun, hasilnya tetap mustahil. Sebab jika benar demikian, Indonesia seharusnya baru merdeka pada 1952. Nyatanya, Indonesia sudah merdeka pada 1945.

2. Belanda Tidak Mampu Menang Keseluruhan

Belanda tidak layak dibilang menjajah Nusantara selama 350 tahun, karena koloni yang disebut Hindia Belanda tidak terus menduduki beberapa daerah dengan konsisten. Bengkulu pernah dikuasai Inggris, sementara Malaka dikuasai Belanda sebelum mereka berdua "tukar guling".

Tidak hanya itu, Hindia Belanda juga sempat berada dalam kekuasaan Perancis di bawah Gubernur Jenderal Daendels karena negeri induknya, Belanda, diduduki negara tersebut. Tak lama setelah kejadian itu, selama lima tahun, Hindia Belanda diambil alih Inggris di bawah Sir Thomas Stamford Raffles.

Selain bersaing dengan Negara lain, Belanda juga bersaing melawan pasukan-pasukan daerah yang juga tidak mudah mereka taklukan dan dalam kurun waktu yang berbeda setiap daerahnya. Mulai dari:

- Jawa Barat yang melawan VOC secara sporadis dibawah kepemimpinnan Haji Prawatasari (1703-1707),
- Sumatera Barat dengan Perang Padri-nya (1821-1837),
- Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan Perang Diponegoro (1825-1830),
- Perang Aceh I (1873-1907),
- Perang di Jambi (1833-1907),
- Perang di Lampung (1834-1856),
- Perang di Lombok (1843-1894),
- Perang Puputan di Bali (1846-1908),
- Perang di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (1852-1908),
- Perlawanan di Sumatra Utara (1872-1904),
- Perang di Tanah Batak (1878-1907),
- dan Perang Aceh II (1912-1942).

Perang sarung saat lebaran juga terjadi setelah kemerdekaan.

Maka sangat tidak masuk akal jika Belanda dikatakan menjajah Indonesia selama 350 Tahun, sebab waktu yang mereka tempuh untuk menduduki beberapa daerah pun berbeda-beda. Bahkan pada 1942, Belanda baru bisa memenangkan Perang Aceh II).

Ada fakta lain yang mengatakan pada 15 Juli 1596, Cornelis de Houtman datang sebagai orang Belanda pertama di Indonesia. Apakah benar?

3. Indonesia Belum Dicatat Sebagai Negara

Adakah kesalahan dalam kalimat terakhir di poin nomor dua? Tentu saja, ada. Penggunaan kata "Indonesia" adalah masalahnya. Nama Indonesia belum ada saat itu, baik secara de facto maupun de jure, bahkan hingga 234 tahun kemudian (1830), belum ada satu pun manusia yang menyebut-nyebut nama itu, sekalipun hanya bisik-bisik tetangga.

Dengan demikian, Cornelis de Houtman singgah ke sebuah wilayah bernama Banten, yang lebih dulu ada sebelum Indonesia. Nama Indonesia baru bergema 250 tahun ke depan, yaitu 1850, oleh seorang etnolog dari Inggris bernama James Richardson Logan. "Indonesia" kemudian dipopulerkan oleh Adolf Bastian lebih dari 30 tahun setelahnya. 

Cornelis de Houtman sendiri merupakan kapten kapal berbendera Belanda yang datang ke Banten hanya untuk berdagang tanpa membawa tentara. Jika penjajahan dimaknai sebagai penguasaan
politik dan militersuatu teritori oleh orang-orang dari luar wilayah tersebut, maka tentu saja rombongan de Houtman tidak melakukannya.

Jadi, berapa tahun Belanda menjajah Indonesia?

Indonesia bukan semata soal wilayah, melainkan entitas politik dan wilayah hukum yang baru “mewek” tanggal 18 Agustus 1945 dengan disahkannya UUD 1945. Berpatokan dengan sejarah yang benar, Belanda hanya menjajah Indonesia sejak tahun tersebut sampai 27 Desember 1949. Setelah melalui perjuangan diplomasi yang berat, Belanda akhirnya menyerahkan kedaulatannya.

Namun secara parsial, Papua masih dijajah sampai bendera Belanda diturunkan tahun 1962. Itu tidak dihitung, karena Belanda sudah menyatakan mundur sejak 1949. Maka kesimpulannya, Belanda hanya menjajah Republik Indonesia selama 4 tahun lebih sedikit.




Dalam pelajaran sejarah, Bung Karno selalu berucap, “INDONESIA DIJAJAH SELAMA 350 TAHUN”. Tapi, jangan gegabah menganggap itu fakta. Kenapa? Karena Bung Karno menggunakan kalimat tersebut untuk membakar spirit dan jiwa patriotisme para pejuang kemerdekaan Indonesia.




Jadi, masih rela bilang negeri ini dijajah 350 Tahun?




Sumber:
Buku “Bukan 350 Tahun Dijajah” karya GJ Resink, 2012.

Gambar :
www.rmol.co
www.donisetyawan.com
www.bimbingan.org
republika.co.id

No comments:

Post a Comment

Yuk berikan sudut pandangmu soal bahasan ini!